Thursday, October 27, 2016

Pergi dan (Tak)'kan Kembali - Tulisan Singkat tentang Scrabble (Lagi)

"You don't know what you have until it's gone."

Pertama kali bertemu dengan pepatah tersebut, hal yang spontan kupikirkan adalah 'halah omong kosong, aku sadar kok sama apa yang aku punya. Dasar orang-orang kurang bersyukur.' Namun begitu memasuki kelas 12, barulah aku tersadar bahwa aku telah kehilangan apa yang aku punya pada jenjang-jenjang sebelumnya; kebebasan.

Tepatnya, kebebasan untuk mengikuti perlombaan tanpa begitu memusingkan nilai-nilai akademis seperti yang kualami sekarang. "Mengejar sertifikat untuk jalur-jalur masuk universitas," begitu dalihku saat masih semangat-semangatnya berlomba. Namun motivator utamaku tak pernah berubah, yakni rasa cinta pada cabang lomba yang seakan menjadi bahan bakar dalam diriku dulu; Scrabble.

Aku tahu, mungkin terdengar berlebihan. Hanya saja aku tak bisa lepas dari manis-pahitnya kompetisi. Manis saat memenangkan beberapa permainan sulit, mendapat VP dan menambah margin, dan mengenal banyak orang baru. Pahit saat mengalami kekalahan yang tak diduga, berkali-kali gagal masuk ke jajaran peringkat atas, dan diremehkan karena tak sekalipun menjadi juara.

Aku menulis ini bukan untuk menyalahkan nasib, pun lari dari tanggung jawab dan kembali ke masa-masa yang indah itu. Aku hanya ingin menjadikan tulisan ini sebagai tanda bahwa dulunya, aku punya sesuatu yang begitu berarti. Sesuatu yang mengubah sosokku yang biasanya cepat putus asa, menjadi pantang menyerah. Dan, sesuatu yang menjadi alasan bagiku untuk benar-benar hidup.

Suatu saat nanti, saat tanggung jawab sudah kutunaikan dan masa kelam ini telah sampai pada titik henti, aku akan kembali.

0 comments:

Post a Comment